whatsapp WhatsApp
     5 / 10 Reviews  695 view

Angkul Angkul Batu Bata Dengan Konsep Minimalis

Angkul Angkul Batu Bata Dengan Konsep Minimalis
Kontak Untuk Tanya Detail Tentang Angkulangkul :
Hubungi Via Telphone
Hubungi Via Whatsapp

Angkul Angkul Batu Bata dengan konsep yang minimalis kini mulai diterapkan oleh banyak para pemilik rumah saat ini. Hal ini dikarenakan tak lain dari lahan tanah yang tersedia saat ini cenderung begitu sempit.

Penerapan konsep gaya minimalis tentu akan memberikan sentuhan yang lebih indah dan optimal untuk lahan rumah yang dikategorikan sempit.

Angkul Angkul Batu Bata Minimalis

Angkul Angkul Batu Bata Tradisional
Angkul Angkul Batu Bata Tradisional - sumber: pinterest.com

Untuk angkul-angkul dengan konsep minimalis, umumnya dibuat dengan desain yang sederhana seperti: ukuran yang lebih kecil dan penggunaan ornamen-ornamen hias yang lebih sedikit atau hampir tidak ada.

Pada sebuah angkul-angkul umumnya dihiasi dengan ornamen ukiran atau pahatan yang umumnya dipasang dengan cara ditempel. Namun, beberapa ukiran ada juga ada yang dibuat menyatu di bagian angkul-angkul.

Pada asal mulanya angkul-angkul dibangun dengan konsep Tri Angga. Dimana bentuknya terbagi menjadi 3 bagian yang terdiri dari bagian kepala (atap), bagian badan, dan bagian kaki.

Namun, dalam penggunaan konsep yang minimalis ini kini seringkali tidak dijumpai bagian kepala. Biasanya dibuat datar atau mirip model candi bentar.

Selepas itu semua, memang ada tidak aturan pasti apakah angkul-angkul tanpa atap merupakan hal yang benar atau hal yang salah. Sebab, semua orang tentunya memiliki selera dan keadaan ekonomi yang berbeda-beda. Sehingga, hal ini bukanlah hal yang harus diperdebatkan.

Material Pembuatan Angkul-Angkul Minimalis

Angkul Angkul Batu Bata Stil Bali
Angkul Angkul Batu Bata Stil Bali - sumber: pinterest.com

Pada jaman dahulu, masyarakat Bali memang kebanyakan membuat angkul-angkul yang sederhana tanpa dilengkapi banyak-banyak ornamen ukuran.

Disamping itu, penggunaan bahan materialnya juga bisa dikatakan sebagai hal yang sangat sederhana, yakni: menggunakan bahan Tanah Polpolan atau Tanah Tatalan. Selain itu, bagian atapnya juga hanya menggunakan bahan ijuk atau alang-alang.

Untuk angkul-angkul dengan bahan tanah kini memang sangat jarang dijumpai di Bali. Namun, beberapa masih dapat dilihat di Desa Bali Aga seperti salah satunya adalah Desa Penglipuran.

Bahan tanah dulunya dipakai karena dipertimbangkan lebih murah dan mudah dicari. Berbeda dengan sekarang, angkul-angkul dibuat dengan berbagai bahan seperti: batu bata, batu paras, dan ada juga dari bahan beton cetakan.

Give Review :
Angkul Angkul Batu Bata Dengan Konsep Minimalis.PDF
Tag : angkul angkul batu bata angkul angkul batu bata modern angkul angkul minimalis

Share To :
Contact : WhatsApp Email

Select Tour :

Or Custom Tour :

Booking :

Mr.
Mrs.

Pick Up Information :



Write Comment


Angkul Angkul Batu Bata

Dupa Ratu Niang Lingsir | Herbal Menyan Majegau Gaharu

Dupa Ratu Niang Lingsir merupakan dupa yang terbuat dari bahan herbal gaharu, kemenyan, dan majegau. Menawarkan bau wangi yang sangat khas dan alami s...

Desain Pagar Rumah Bali Batu Bata Dengan Konsep Unfinished

Desain pagar rumah Bali dengan bahan batu bata nampaknya masih sangat eksis saat ini. Salah satu hal yang menjadi alasan utamanya karena menawarkan ke...